Baiq Nuril Serahkan Amnesti Ke Presiden Jokowi

Baiq Nuril Serahkan Amnesti Kepada Presiden Jokowi

Detik99 – Terpidana Kasus Pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Baiq Nuril menyambangi Kantor Staf Presiden (KSP) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/07/2019) Baiq Nuril didampingi dengan tim kuasa hukumnya dan anggota DPR Rieke Diah Pitaloka.

Baiq Nuril Maknun menuliskan curahan hati untuk Presiden Jokowi sebagai upaya terakhirnya, Baiq Nuril memohon agar Presiden Jokowi memberikan amnesti atas perkara ITE setelah peninjauan kembali Baiq Nuril ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid sebagai salah satu tim pendamping Baiq Nuril mengatakan bahwa, kedatangan pihaknya untuk menyerahkan surat permohonan amnesti ke Presiden Joko Widodo atas arahan dari Sekretariat Negara.

Baiq Nuril bersama tim pendamping dan juga Rieke diterima oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mereka melakukan pertemuan sekitar 20 menit setelah itu Baiq Nuril memberikan surat permohonan pemberian amnesti kepada Moeldoko.

Selanjutnya Moeldoko juga mengatakan Jokowi memiliki keinginan memberikan amnesti kepada Baiq Nuril dan Moeldoko menyatakan bahwa kasus Baiq Nuril adalah persoalan kemanusiaan yang perlu mendapatkan perhatian dari seluruh pihak.

Mantan Panglima TNI tersebut juga menyatakan setelah menerima surat langsung dari Baiq Nuril pemerintah akan segera mengirimkan surat rekomendasi dari DPR, namun Moeldoko belum bisa memastikan kapan surat tersebut akan dikirim.

“Akan dikirim secepatnya sehingga nanti ada untuk mengirim surat ke DPR bisa segera dan bisa dimintai pertimbangannya.” Ucap Moeldoko pada saat dimintai keterangannya oleh wartawan Detik99.

BACA JUGA : Akrabnya Presiden Jokowi Bertemu Prabowo Subianto .

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya Jokowi berjanju akan secepatnya memutuskan pemberian amnesti untuk Baiq Nuril yang divonis 6 bulan penjara setelah peninjauan kembali (PK) yang diajukan dan ditolak Mahkamah Agung (MA).

“Presiden Jokowi juga menyatakan jika nanti sudah masuk ke meja saya ada rekomendasi-rekomendasi dari kementerian terkait, akan diputuskan secepatnya dan akan diselesaikan juga secepatnya.” Ucap Presiden Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat, (12/07/2019).

Presiden Jokowi juga mengatakan belum menerima rekomendasi dari kementerian terkait dalam hal Kementerian Hukum dan HAM soal rencana pemberin amnesti untuk Baiq Nuril sejauh ini dan akan ditunggu saja kelanjutannya.