Salah Satu Petisi Minta Cabut WNI Habib Rizieq

Salah Satu Petisi Online Minta Cabut WNI Habib Rizieq

Detik99 – Salah satu petisi online meminta agar status WNI Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI ) Habib Rizieq Syihab dicabut yang muncul pada salah satu situs online, terkait terjadinya hal ini FPI lalu angkat bicara.

Menurut pantauan dari Detik99 pada hari Sabtu (8/6/2019) pukul 07.35 WIB petisi online yang bertajuk ‘Cabut Status WNI Rizieq Shihab’ dibatu 3 pekan lalu tersebut sudah ditandatangi oleh 71.089 pengunjung situs petisi online tersebut.

Seperti yang kita ketahui Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab sampai pada saat ini masih belum kembali ke Tanah Air dikarenakan ada beberapa kasus yang melibatkan beliau harus berurusan dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Petisi online tersebut dibuat oleh seseorang yang mengatasnamakan 7inta Putih dan juga ada beberapa alasan mengapa pembuat petisi tersebut meminta agar status WNI Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq dicabut.

Terkait dengan hal tersebut Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan siapapun bisa membuat petisi online orang tidak jelas pun bisa asal buat asal bisa mengetik dan main gadget, bahkan beliau mengatakan anak SD juga bisa membuat petisi online tersebut.

Baca Juga : Keluarga SBY Gelar Tahlilan 7 Hari Ani Yudhoyono

Munarman juga menyebutkan kalimat pengantar dari petisi online tersebut adalah fitnah dan semua orang mengerti akan mahzab pasti sangat memahami posisi yang sekarang telah dialami oleh Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab.

“Pengantar petisi jelas-jelas fitnah menyatakan HRS (Habib Rizieq Syihab) berafiliasi dengan ISIS. Semua orang yang mengerti tentang mahzab pasti tahu dan paham posisi Habib Rizieq Syihab ( HRS ). Jadi ini orang bodoh yang asal jeplak dan kebodohan tersebut menular berantai melalui media sosial online,” ucap Munarman pada saat dimintai keterangannya oleh wartawan Detik99.

Selain itu,” Munarman juga melanjutkan mencabut kewarganegaraan bukan urusan opini tetapi adalah hal hukum dan orang yang tidak mengerti akan hukum kewarganegaraan hanya akan menebarkan kebodohan bagi masyarakat dan ini sangat disesalkan mengapa orang yang membuat petisi tersebut menunjukkan kebodohannya.” pungkas Munarman selaku Ketua Sekretaris Umum Front Pembela Islam, Jumat (7/6/2019) malam.